Munculnya pandemi covid-19
menjadi salah satu fokus manajemen perusahaan. Manajemen serius dalam proses
pencegahan dan penanganan selama pandemi. Salah satu yang menjadi perhatian
besar adalah monitoring Kesehatan
karyawan. Manajemen melalui departemen IT meluncurkan aplikasi “Self Declare”
untuk monitoring kesehatan 900 karyawan, baik yang berada di site maupun di
luar site. “Self Declare” wajib diisi setiap hari oleh semua karyawan, yang berisi
mengenai pertanyaan apakah karyawan mengalami gejala covid-19, apakah karyawan
berinteraksi dengan ODP, Dengan siapa saja memiliki kontak erat, dsb. Data
semua karyawan yang masuk ke dalam aplikasi “Self Declare” harus diproses lebih
lanjut sehingga dapat menjadi pertimbangan manajemen dalam pengambilan
keputusan.
Adanya tuntutan perusahaan mengenai rencana pekerjaan baru tersebut, manajemen melalui HRD melakukan job analysis untuk merencanakan tim Data Keeper yang memiliki beberapa tugas sebagai berikut :
- Melakukan analisa laporan Kesehatan karyawan berdasarkan data “Self Declare”
- Melakukan konfirmasi kepada karyawan yang melaporkan gejala dan berinteraksi dengan ODP
- Memberikan instruksi kepada karyawan yang melaporkan gejala agar segera periksa ke dokter dan melakukan ISOMAN
- Melakukan contact tracing jika ditemukan kasus positif
- Melakukan presentasi “Daly Self Declare” kepada manajemen
Dengan berdasarkan beberapa tugas di atas, HRD melakukan penyusunan spesifikasi tim Data Keeper yang tepat untuk mengisi posisi tersebut, yaitu :
- Pendidikan D3/S1 dengan background Kesehatan (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dll)
- Mampu mengoperasikan komputer/laptop, dengan program Ms. Word, Ms. Excel & Power Point
- Mampu berkomunikasi dengan baik
- Mampu bekerja dengan teliti
- Mampu bekerja dalam tim
Manajemen memberikan challenge
kepada tim Data Keeper agar mencapai target, yaitu 100% karyawan yang bergejala
mendapatkan pemeriksaan dokter dan melakukan ISOMAN sehingga penyebaran virus
Covid-19 dapat ditekan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar