Untuk bisa memahami apa yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan perusahaan yang lebih baik, kita yang lebih baik, maka kita harus mengetahui kenapa kita ada, siapa kita, kemana arah kita dan bagaimana kita harus berperilaku untuk mencapainya.
Kenapa kita ada tertuang jelas dalam Purpose perusahaan yaitu terus
berinovasi memupuk potensi generasi masa depan Indonesia. Kemudian ditopang oleh
5 Purpose Principles / Value yang merupakan DNA perusahaan dari awal
berdiri sampai dengan sekarang, 5 Value tersebut adalah Integrity, Empower
Families, Rise to Challenges, Break New Ground dan Build the Nation.
Kemana arah kita kedepan tertulis dalam Visi dan Misi Perusahaan yang memiliki
tekad kuat untuk menjadi mitra jasa pertambangan kelas dunia dan
bertanggungjawab terhadap lingkungan. Jasa pertambangan tetap akan menjadi core
bisnis kedepan, sehingga dibutuhkan Operational Excellence untuk bekerja
lebih efektif, dan untuk menunjang hal tersebut kita mengembangkan potensi
manusianya. Jadi kedepan, perusahaan akan terus menerus meningkatkan kapasitas sumber
daya manusianya untuk mencapai hasil yang diinginkan dimana pola-pola pemikiran
yang baru dan luas dipelihara dan aspirasi bersama diperbolehkan. Oleh karena
itu, perusahaan melakukan perumusan ulang culture yang merupakan pondasi
dari sebuah rumah besar perusahaan dan dijadikan panduan semua karyawannya
dalam berperilaku sehingga Visi dan Misi dapat tercapai.
More Collaboration. Karyawan
harus berhenti berpikir secara silo dan Lebih bekerjasama secara produktif
antar departemen;
More Ownership/delegation. Karyawan berhenti mengkeskalasi masalah, mulai terlibat
dalam pengambilan keputusan dengan memberikan lebih dari satu solusi dari
permasalahan, berhenti micro-managing, mulai mempercayai dan mengembangkan
anggota tim. Karyawan juga harus berkomitmen membangun generasi pemimpin masa
depan;
More Open Communication. Karyawan harus terbuka terhadap pendapat/ide baru dari
seluruh bagian organisasi dan berani menyampaikan ide/pendapat secara asertif.
Perusahaan juga harus membuka lebih banyak tempat dan kesempatan untuk
menyampaikan ide;
Plan better, Act faster. Karyawan memiliki perencanaan yang jelas dan menyeluruh,
lebih tegas dalam pengambilan keputusan serta dapat meningkatkan respon aktif
dalam eksekusi.
Keempat budaya ini tidak bisa berdiri sendiri, namun saling berkaitan
satu sama lain. Kita tidak dapat plan better act faster jika kita tidak
saling berkolaborasi dan terbuka dalam berkomunikasi. Begitu pula kolaborasi
tidak akan terjadi jika kita tidak saling terbuka, berani mengingatkan ketika terdapat
rekan kerja yang perlu diingatkan, serta bersedia menerima masukan dari rekan
kerja ketika kita melakukan hal yang yang tidak sesuai. Penerapan company
culture ini sudah sangat sesuai dengan Karakteristik Learning
Organization (Robbins & Judge, 2009:670)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar